(Ribetnya) Proses lapor diri di Jepang

shibuya_crossing_by_cmossphotography-d61e079

Teriknya mentari cukup memberi kehangatan kehangatan di pagi yang dingin di awal musim dingin di Kota Kitakyushu. Di celah-celah jendala saya bisa melihat sekelompok generasi muda jepang yang dengan ceria menembus 7 derajat celcius untuk pergi ke sekolah setingkat SD. Gurauan dan kikiannya terdengar disela derunya lalu lalang mobil di perempatan.

Tiba-tiba pagi ini aku teringat akan hal administrasi yang belum dilaksanakan, yaitu membuat laporan kedatangan atau lapor diri ke KBRI sebagai mahasiswa. Bagi yang tidak bisa datang langsung ke KBRI atau belum melakukan pelaporan kedatangan atau lapor diri, pihak KBRI menyediakan layanan lewat pos dan formulir online.

Syarat-syarat lapor diri sebagai mahasiswa dan sejenisnya seperti yang tertera di website http://kbritokyo.jp/layanan-wni/laporan-kedatangan-mahasiswa-karyasiswa-trainee-dan-researcher/ sebagai berikut:

Laporan Kedatangan Mahasiswa, Karyasiswa, Trainee, dan Researcher

Seluruh Mahasiswa, Karyasiswa, Trainee, dan Researcher Indonesia yang belajar di Jepang, diwajibkan melapor kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, serta Bidang Pendidikan dan Kebudayaan di KBRI Tokyo. link http://www.atdikbudtokyo.com

Untuk pelaporan ini agar diperhatikan hal-hal sebagai berikut :

Bagi yang memiliki paspor biasa (warna hijau) agar memperlihatkan/ menyerahkan :
  1. Paspor asli.
  2. Photo ukuran 4X6 sebanyak 2 buah.
  3. Surat tugas belajar/Surat dari Sekretariat Kabinet RI.
  4. Formulir Pelaporan Diri dari Bidang Imigrasi (formulir ini dapat diperoleh di Bagian Imigrasi KBRI Tokyo).
  5. Photocopy Paspor (halaman pertama, yang ada photo pemilik paspor).
  6. Photocopy Alien Registration (KTP Jepang).
  7. Formulir Pendaftaran dari Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (formulir ini dapat diperoleh di Bidang Dikbud KBRI Tokyo).
Bagi yang memiliki paspor biasa (warna hijau), untuk pengurusan paspor, silahkan menghubungi langsung Bagian Imigrasi KBRI Tokyo (tel. 03-3441-4201).

Bagi yang tidak dapat datang di KBRI Tokyo, pelaporan kepada Bidang Pendidikan dan Kebudayaan dapat dilakukan melalui pos. Untuk ini diharapkan agar menghubungi staf Bidang Dikbud KBRI Tokyo (tel. 03-3441-4201) untuk mendapatkan formulir-formulir yang diperlukan.

Pelaporan melalui pos, diharuskan menyertakan amplop balasan [ukuran 12 cm x 23.5 cm] yang sudah ditulisi nama dan alamat lengkap, serta perangko seharga 560 yen, dan diharuskan mengirimkan paspornya melalui pos tercatat/register mail (kakitome) dan ditujukan ke :

Bidang Pendidikan
Kedutaan Besar Republik Indonesia – Tokyo
5-2-9, Higashi-Gotanda, Shinagawa-ku, Tokyo, 141-0022, Japan
Telp.: +81-3-3441-4201 Ext 240, 241, 242, 243
Fax: +81-3-3280-5609

dan beberapa link formulir yang bisa didownload di web diatas.

Tersedia formulir onlinenya di website: http://atdikbudtokyo.com/formulir-laporan-kedatangan/
formulir-laporan-kedatangan-atase-pendidikan-dan-kebudayaan-tokyo2

Hmm… membaca dan melihat semua syarat yang ada diatas langsung mengubah mood untuk membuat laporan kedatangan ini. Dalam pikiran-ku, kenapa begitu banyak form yang mesti diisi… apakah KBRI benar-benar memerlukan data itu?? tidakkah cukup nomor paspor mewakili data pribadi…? kemana data yang dahulu disubmit di Jakarta sebelum keberangkatan…? tidak adakah sharing data antara instansi kemenlu, imigrasi dll… klo belum kapan mau dimulai…? kapan keribetan ini akan diakhiri…

Mohon maaf Indonesia, aku selalu mengkritikmu ❤❤❤ …

*featured image: Shibuya Crossing by CMOSsPhotography on DeviantArt

4 Comments

  1. Nyimak
    Biar bisa juga ke jepang

  2. Waduh, sampai pegel ngescroll form isiannya :lol:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *